Sabtu, 31 Desember 2011

0

Sejarah berdirinya Manchester United


Klub ini dibentuk pada tahun 1878 dengan nama Newton Heath Lancashire and Yorkshire Railway Football Club (Newton Heath LYR F.C.) oleh para pekerja rel kereta api di Newton Heath. Mereka bermain di sebuah lapangan kecil di North Road, dekat stasiun kereta api Piccadilly Manchester selama lima belas tahun, sebelum pindah ke Bank Street di kota dekat Clayton pada 1893. Tim sudah menjadi anggota Football League setahun sebelumnya dan mulai memutuskan hubungannya dengan stasiun kereta api, untuk menjadi sebuah perusahaan mandiri, mengangkat seorang sekretaris dan membuang nama belakang "LYR" sehingga menjadi Newton Heath F.C saja.

Namun pada tahun 1902, tim nyaris bangkrut, dengan utang lebih dari £2500 dan bahkan lapangan Bank Street mereka pun telah ditutup. Hanya beberapa saat sebelum klub diputuskan untuk dibubarkan, klub tiba-tiba mendapatkan suntikan dana dari J.H. Davies, direktur sebuah perusahaan bir Manchester Breweries. Ceritanya adalah sang kapten tim, Harry Stafford, memamerkan anjingnya pada acara pengumpulan dana untuk klub. Anjing berjenis St. Bernard itu ditaksir oleh Davies dan ia ingin membelinya. Tawaran itu ditolak Stafford dan sebagai gantinya ia menawarkan Davies untuk menginvestasikan uangnya pada klub sepakbolanya sekaligus menjadi chairman Newton Heath FC.


Tawaran itu diterima dan selamatlah Newton Heath dari kebangkrutan. Setelah itu diadakanlah sebuah rapat untuk mengganti nama klub untuk menandai awal kebangkitan klub. Nama 'Manchester Central' dan 'Manchester Celtic' mencuat untuk menjadi kandidat kuat nama baru sebelum Louis Rocca, seorang anak muda imigran Italia, berkata "Bapak-bapak, mengapa tidak kita pakai nama Manchester United ?" Nama yang diusulkan Rocca disetujui dan secara resmi mulai dipakai pada 26 April 1902. Davies sang chairman baru, juga memutuskan untuk mengganti warna tim dari hijau keemasan menjadi merah-putih sebagai warna Manchester United.


Source: http://smartcome.blogspot.com

More Details this Camcorder »

0

Komaruddin Hidayat: Moral Masyarakat Mengkhawatirkan


Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Komaruddin Hadayat.

SEMARANG, Moral masyarakat Indonesia kini berada pada titik yang mengkhawatirkan. Penyebaran praktik korupsi dan rendahnya kualitas pelayanan pada rakyat membuat kalangan yang peduli untuk memperbaiki moral bangsa merasa kewalahan, dari mana hendak dimulai dan kepada siapa kritik serta marah dialamatkan.

Keprihatinan ini disampaikan Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Komaruddin Hidayat, saat berbicara pada acara "Refleksi Akhir Tahun 2011 tentang Peran Pendidikan Tinggi dan Media dalam Pendidikan Karakter Bangsa", yang diselenggarakan Harian Kompas Perwakilan Jawa Tengah dan Universitas Diponegoro, Kamis (29/12/2011) di Semarang, Jawa Tengah.

"Rakyat semakin kecewa dan mengarah pada frustrasi ketika melihat kebangkitan partai politik yang awalnya menjanjikan perbaikan moral bangsa, pemberantasan korupsi, membangun demokrasi untuk kesejahteraan rakyat tampaknya tidak mampu memenuhi janji-janjinya," tutur Komaruddin.

Menurut Komaruddin, sebagai negara demokrasi, parpol tentu sebuah keniscayaan adanya. Namun, ketika uang mengalahkan gagasan dan moralitas dalam rekrutmen kader dan wakil-wakilnya untuk duduk di parlemen dan jajaran kekuasaan, maka masyarakat semakin kehilangan kepercayaan pada politik. "Suasana batin ini juga merembes ke dunia kampus," ujarnya.

Refleksi yang dihadiri pimpinan perguruan tinggi di Semarang dan sekitarnya, pengamat pendidikan, dan lembaga swadaya masyarakat itu juga menampilkan narasumber Wakil Gubernur Jateng Rustriningsih, Direktur Pascasarjana Universitas Negeri Semarang Samsudi, dan dosen Komunikasi Undip, Triyono Lukmantoro.

Rustriningsih mengingatkan kembali peran kampus dalam menyikapi berbagai persoalan di Tanah Air. Ia berharap kampus akan berteriak lantang saat praktik korupsi merajalela. "Kalau perlu ada kebijakan dari rektor mewajibkan para pakar di kampus bersuara, menyikapi masalah di tengah masyarakat," katanya. 

Triyono menegaskan, terdapat kaitan yang tidak terpisahkan antara media massa dan formasi karakter bangsa. "Media tidak hanya sekadar membantu, tapi bahkan mampu mengarahkan pembentukan karakter bangsa itu," paparnya.

Rektor Undip Sudharto P Hadi menyimpulkan, dunia pendidikan turut merasa khawatir dengan kondisi bangsa yang kini banyak terjadi kekerasan serta korupsi yang merajalela. "Perlu ada persemaian nilai-nilai melalui model pembelajaran," katanya.

Mantan Rektor Undip Eko Budihardjo menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi bangsa dengan membacakan syair karya WS Rendra.

More Details this Camcorder »

0

5 Kota Favorit Rayakan Malam Tahun Baru

Tahun Baru

5 Kota Favorit Rayakan Malam Tahun Baru – Malam pergantian tahun tinggal menghitung hari saja. Bagi sebagian orang tentunya telah mempersiapkan segala sesuatu untuk merayakan pergantian tahun tersebut.

Selain Jakarta, ada beberapa daerah di Indonesia yang banyak dipilih menjadi tempat favorit merayakan akhir tahun.

Jakarta

Meski banyak warga yang Jakarta akan bermalam tahun baruan di luar kota, namun antuasias dari warga Jakarta yang tidak bisa luar juga tidak kalah di ibukota ini.

Kawasan wisata seperti Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Kebun Binatang Ragunan dan masih banyak lainnya setiap tahun selalu menyiapkan acara-acara menarik dalam menyambut Tahun Baru.

Bagi Anda yang masih bingung ingin pergi ke mana merayakan malam pergantian tahun, semoga informasi di atas dapat membuat Anda segera mengambil pilihan.

Yogyakarta

Mendengar kata Yogyakarta tentu saja yang terbayang oleh Anda adalah Gudeg, Malioboro dan Keraton, selain keramahan khas penduduknya. Unsur inilah yang sepertinya selalu menjadi faktor pendorong untuk selalu ingin kembali kesana, terlebih saat akan merayakan tahun baru.

Lombok

Mulai bosan dengan Bali? Mengapa tidak mencoba ke Lombok? Di sini pemandangan alamnya tidak kalah dengan Bali, bahkan lebih indah, sepi dan jauh lebih bersih.

Tengok saja Pantai Sengigi yang masih cukup bersih dari jangkauan para turis. Berbagai macam akomodasi tersedia cukup variatif di Senggigi, tinggal Anda menyesuaikannya dengan budget yang anda miliki. Selain itu Anda juga bisa menikmati keindahan laut dengan menyelam di Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno.

Bali

Sebagai kawasan wisata yang tidak pernah sepi dikunjungi turis domestik maupun asing, Bali, memang masih pilihan utama bagi sebagian orang untuk merayakan malam pergantian tahun baru.

Eksotisnya Pantai Legian dan Sanur memang sangat pas bagi Anda yang ingin merayakan tahun baru di tepi pantai bersama keluarga atau dengan pasangan.

Bandung

Kota Kembang ini juga tidak pernah kalah sepi dalam mengantongi kunjungan penduduk yang ingin merayakan tahun baru. Meskipun Bandung tidak lagi terasa sejuk seperti beberapa tahun yang lalu, kota yang mulai didominasi oleh factory outlet ini masih tetap menawarkan daya tarik yang berbeda dari kota lain yang ada di Indonesia.

Di Bandung, Anda dapat merayakan pergantian tahun di sepanjang jalan Dago Atas, daerah Gasibu dan Alun-alun Bandung.

Meski selalu terjadi kepadatan yang luar biasa di setiap malam tahun baru, rupanya tidak pernah menyurutkan penduduk yang berasal dari luar daerah yang ingin menikmati Bumi Sangkuriang tersebut.

More Details this Camcorder »

0

Sapi Bermulut Serigala Dari Madura


Seekor anak sapi aneh menggegerkan warga Dusun Katuje Desa Beraji Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep, Madura. Anak sapi jantan itu lahir dengan bagian mulut mirip mulut serigala.


Lidah anak sapi tersebut menjulur keluar dan rahang bawah jauh lebih pendek. Bahkan, secara terus menerus menganga, layaknya serigala yang mencari mangsa.


Kondisinya anak sapi tersebut terlihat sehat meski sulit makan atau minum. Agar bertahan hidup, pemilik sapi, Misnoto (50) rela memberikan susu dengan cara menyuguhkan pakai botol kecil. Setiap hari, tidak kurang dari tiga liter air dicampur susu instan. Sehingga kondisinya kelihatan tetap sehat.
[Sumber: DetikSurabaya

More Details this Camcorder »